Eksistensi dan Perkembangan Tradisi Mubeng Ringin dalam Pernikahan di Mbah Bregas Seyegan sebagai Bentuk Pelestarian Nilai Budaya dan Identitas Lokal Masyarakat

Anik Widiastuti, Zulfaa Nabila Fauziyyah, Najla Labibah Alfath

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji asal-usul, makna filosofis, proses pelaksanaan, serta dinamika perkembangan Tradisi Mubeng Ringin di wilayah Seyegan, termasuk peran masyarakat dan pengalaman pelaku tradisi dalam menjaga keberlangsungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini diturunkan dari pitutur leluhur yang berkaitan dengan sosok Mbah Bregas, yang memiliki keterkaitan sejarah dengan runtuhnya Majapahit serta proses penyebaran Islam di Jawa melalui tokoh-tokoh seperti Sunan Kalijaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tradisi ini memiliki makna filosofis sebagai sarana penanaman nilai-nilai kehidupan, khususnya sebagai pengingat bagi pasangan pengantin untuk menjalankan kewajiban terhadap orang tua, agama, dan negara yang disimbolkan melalui prosesi mengelilingi pohon beringin sebanyak tiga kali. Selain itu, proses pelaksanaannya melibatkan tahapan tertentu yang mengandung unsur simbolik dan religius dengan peran penting juru kunci serta partisipasi masyarakat. Dalam perkembangannya, tradisi ini mengalami penyesuaian seiring perubahan zaman tanpa menghilangkan nilai-nilai utama yang diwariskan

Keywords


Tradisi mubeng Ringin, Kearifan Lokal, Makna Filosofis, Pelestarian Budaya, Nilai-nilai kehidupan

Full Text:

PDF

References


Apriadi, A., Hidayat, O., & Kurnia, S. F. (2023). Tradisi Barapan Kebo sebagai identitas lokal Sumbawa. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial.

Farhan, M. R. N. (2025). Tinjauan Sosiologi terhadap Tradisi Mubeng Ringin (Studi Kasus di Dusun Ngino, Kelurahan Margoagung, Kecamatan seyegan, Sleman DIY). (Doctoral dissertation, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA).

Indrawati, M., & Sari, Y. I. (2024). Memahami warisan budaya dan identitas lokal di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS, 18(1), 77-85.

Irfansyah, F. Z. (2025). Tinjauan Hukum Islam terhadap Ritual Kirab Beringin dalam Upacara Adat Pernikahan di Dusun Ngino Kalurahan Margoagung Kapanewon Seyegan Kabupaten Sleman Yogyakarta. (Doctoral dissertation, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA).

Istiana, S. (2025). Tradisi Upacara Perkawinan Adat Jawa Temu Manten di Desa Kelumpang Jaya Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara. JEJAK: Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 5(1), 79-87.

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Mufiani, I. (2015). Mitos Mbah Bregas di Dusun Ngino Desa Margoagung Seyegan Sleman Yogyakarta (Studi terhadap Klasifikasi, Pandangan dan Fungsi Mitos). Religi: Jurnal Studi Agama-agama, 11(2), 17-45.

Oktavia, M. M. (2025). Analisis Idul Fitri dan Rekonsiliasi Sosial: Studi Tentang Tradisi Silaturahmi dalam Masyarakat Desa Pagar Gunung. GHAITSA: Islamic Education Journal, 6(2), 194-203.

Panamuan, F. B., Putri, A. G., Widya, A., Tiara, V., & Hafizi, M. Z. (2023). Dampak globalisasi terhadap kebudayaan lokal pada era modernisasi. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 2(3).

Putra, A., & Nugroho, S. (2020). Transformasi budaya dalam masyarakat modern. Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora, 19(2), 145–156.

Prasetyo, R. P., & Hasan, Z. (2025). Makna dan Filosofi Upacara Siraman dalam Pernikahan Adat Jawa: Makna dan filosofis Upacara Siraman dalam Pernikahan Adat Jawa. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(6), 64-72.

Pratiwi, M. T., & Yarham, M. (2023). Tradisi adat jawa saat melaksanakan pernikahan dalam perspektif hukum islam. Al-Maqashidi Journal Hukum Islam Nusantara, 6, 65.

Rahman, M. A., Setiyani, W., & AlGayyar, S. S. (2024). Makna simbolik tradisi lokal dalam kehidupan sosial masyarakat. PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(2), 75–81.

Ravicha, M., & Hasan, Z. (2025). Nilai Nilai Luhur dan Sistem Sosial pada Pernikahan Adat Lampung Pepadun. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(5), 780-788.

Rosdahliani. (2025). Ritual dan tradisi sebagai identitas budaya: Kajian antropologi di masyarakat Indonesia. Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, dan Budaya, 1(1), 8–13.

Sari, D. P. (2021). Perubahan sosial dan transformasi budaya dalam masyarakat lokal. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 10(1), 12–20.

Sapphira, R. N. (2023). Titik temu tradisi dan modernisasi: Adaptasi kultural pelestarian wayang kulit di era digital. Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya, 8(2).

Sholahuddin, M., Alam, M., Falaharani, S., & Hanafi, M. K. (2024). Penguatan Ekosistem Dan Pelestarian Sumber Mata Air Melalui Penanaman Bibit Pohon Beringin Di Sekitar Sendang Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(5), 948-953.

Sugianto, T. (2023). Keberagaman budaya Indonesia. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra, 3(6), 13–16.

Sztompka, P. (2011). Sosiologi perubahan sosial. Jakarta: Prenada Media Group.

Mubayanah, S., & Amin, N. (2024). Transformasi Makna Ritual Dalam Masyarakat Modern: Analisis Sosiologis Dan Budaya. GAHWA, 3(1), 17-33.

Wanudyastuti, A., Maulidah, I., Athaya, M. R., Al Ferina, F., & Setiyoko, D. T. (2025). Pelestarian Sistem Pengelolaan Adat di Desa Panglipuran Yang Berkelanjutan Kepada Generasi Muda. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(2), 27-31.

Widiastuti, A. (2024). Relevansi nilai-nilai luhur kebudayaan terhadap budi pekerti peserta didik dalam pembelajaran IPS. Jurnal Ilmiah WUNY, 6(1), 1–12.

Zainaldy, M. B. A. N., & Rohanda, R. (2026). Mbah Bregas Margoagung, Potensi Pariwisata Religi dan Analisis Prespektif Pierre Bourdieu. Wastu Adabia, 1(1), 1-11.




DOI: https://doi.org/10.56842/jpk.v3i3.1118

Refbacks

  • There are currently no refbacks.