Peningkatan Motivasi dan Kreativitas Siswa melalui Model Pembelajaran Berbasis Teknologi dalam Pembelajaran Sejarah di SMA
Abstract
Integrasi teknologi dalam pembelajaran sejarah telah menjadi strategi penting untuk meningkatkan motivasi belajar dan kreativitas siswa di sekolah menengah atas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penerapan Model Pembelajaran Berbasis Teknologi (MPBT) dalam pembelajaran sejarah melalui pengukuran perubahan motivasi belajar dan kreativitas siswa sebelum dan sesudah penerapan model tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner motivasi belajar yang diadaptasi dari Academic Motivation Scale (AMS) serta instrumen tes kreativitas, kemudian dianalisis menggunakan uji paired-samples t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MPBT memberikan peningkatan yang positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa (t(29) = 8,47; p < 0,001; d = 1,54) serta kreativitas siswa (t(29) = 7,93; p < 0,001; d = 1,41). Nilai ukuran efek yang tinggi menunjukkan bahwa MPBT memberikan dampak yang kuat terhadap kedua variabel penelitian. Temuan ini mendukung perspektif konstruktivisme dan Self-Determination Theory yang menekankan pentingnya pembelajaran aktif dan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru sejarah, pengembang kurikulum, dan pengambil kebijakan dalam merancang pembelajaran sejarah yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan kelompok kontrol, jumlah sampel yang lebih besar, serta berbagai konteks sekolah guna meningkatkan generalisasi hasil penelitian.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2020). Intrinsic motivation and self-determination in human behavior. In Self-Determination Theory: Basic Psychological Needs in Motivation, Development, and Wellness. Guilford Press.
Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2019). How to design and evaluate research in education (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.
Metzger, S. A., & Harris, L. M. (2018). The Wiley International Handbook of History Teaching and Learning. Wiley-Blackwell.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Barsch, S. (2020). Does experience with digital storytelling help students to critically evaluate educational videos about history? History Education Research Journal, 17(1), 67–80.
https://doi.org/10.18546/HERJ.17.1.06
Ambarwati, D., Wibowo, U. B., Arsyiadanti, H., & Susanti, S. (2022).
Studi literatur: Peran inovasi pendidikan pada pembelajaran berbasis teknologi digital. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(2), 173–184. https://doi.org/10.21831/jitp.v8i2.43560
DOI: https://doi.org/10.56842/jpk.v3i3.1085
Refbacks
- There are currently no refbacks.




