Kesenian Hadrah, Ekspresi Keagamaan, dan Budi Pekerti Potret Ekstrakurikuler Rebana SD Muhammadiyah 23 Semanggi Surakarta
Abstract
Tradisi hadrah merupakan salah satu dari kesenian budaya musik tradisional Islam yang ada di Indonesia. Dalam tradisi hadrah tersirat nilai terkait dengan aspek pendidikan Islam seperti aqidah, akhlak, ibadah, dan sosial. Artikel ini melihat bagaimana kegiatan ekstrakurikuler hadrah di SD Muhammadiyah 23 Semanggi Surakarta sebagai ekspresi keagamaan dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi terlibat, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler hadrah di SD Muhammadiyah 23 berpengaruh positif pada perkembangan aqidah, ibadah, akhlak, dan sikap sosial siswa. Hadrah menjadi media pembentukan karakter melalui syi’iran dan shalawat yang meningkatkan keimanan serta menanamkan nilai tauhid dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kegiatan ini juga membentuk akhlak mulia seperti sopan santun, tutur kata baik, serta sikap saling menghargai, tolong-menolong, dan memperkuat ukhuwah. Selain itu, hadrah berperan dalam melestarikan tradisi Islam lokal yang dinamis dan relevan dengan perkembangan zaman. Sebagai bentuk kecerdasan spiritual, hadrah membumikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat. Lebih jauh, hadrah menjadi ruang ekspresi keagamaan yang melampaui simbol, mencerminkan Islam yang universal dan rahmatan lil ‘alamin, serta meningkatkan kecintaan siswa kepada Nabi Muhammad SAW.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, M. A. (2005). Multicultural Awareness as an Interest Minimization Movement in Resolving Social Conflict, in M. Ainul Yaqin, Multicultural Education. Cross-Cultural Understanding for Democracy and Justice, Yogyakarta: Pilar Media.
Al Auny, M. S., & Arrohmatan, A. (2023). Manajemen pendidikan hubungan masyarakat berbasis humanis multikulturalis Abdurrahman Wahid. Jurnal Insan Cendekia, 4(1), 11-24. https://doi.org/10.54012/jurnalinsancendekia.v4i1.254
Arifin, M., (2003). Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara.
Azra, A. (1999). Pendidikan Islam Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru, Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Connolly, P. (2002). Approaches to the Study of Religion, terj. Imam Khoiri. Yogyakarta: LKiS.
Dharmo, B. S. (2005). Lantunan Shalawat dan Nasyid, Yogyakarta: Media Insani.
Engineer, A. A. (2005). Islam dan Teologi Pembebasan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Faishol, A. (2014). Islam dan Budaya Jawa. Surakarta: P3M IAIN Surakarta.
Fowler, J. W. (1981). Stages of Faith: The Psychology of Human Developmentand Quest For Meaning, San Fransisco: Harperand Row.
Habib, Z. (2018). Kyai Kampung, Islamisme, Dan Ketahanan Budaya Lokal (Pandangan Kyai Abdullah Faishol Tentang Ketahanan Budaya Dan Visi NU Sukoharjo). Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi), 4(2), 161-177. https://doi.org/10.18784/smart.v4i2.653
Hidayatullah, M. F. (2009). Guru Sejati Membangun Insan Berkarakter Kuat Dan Cerdas Surakarta: Yuma Pustaka.
Idris, T. H. (1983). Mengenal Kebudayaan Islam, Surabaya: PT Bina Ilmu.
Kahmad, D. (2002). Sosiologi Agama. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Khayati, N. E. (1983). Mengenal Kebudayaan islam. Surabaya: PT Bina Ilmu.
Kurtz, Lester. (1995). Gods in the Global Village, London: The Words Religions in Sociological Perspective.
Majid, Abdul. (2004). Pendidikan Islam Berbasis Kompetensi, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Marzuki. (2017). Pendidikan Karakter Islam, Jakarta: AMZAH.
Masturi, M. (2004). Nilai Karakter Refleksi untuk Pendidikan, Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Mibtadin, M., & Hedi, F. (2020). Masjid, Khutbah Jumat, dan Konstruksi Realitas Keagamaan di Ruang Publik: Studi tentang Materi Khutbah Jumat di Masjid-Masjid Kota Surakarta. Jurnal Ilmu Dakwah, 40(1), 40-53. https://doi.org/10.21580/jid.v40.1.5297
Mibtadin, M. (2020). Transformasi Rural Sufism ke Spiritualitas Kemanusiaan Kalangan Muslimat NU Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi), 6(1), 97-112. https://doi.org/10.18784/smart.v6i1.830
Mibtadin, M., Habib, Z., & Mustolehudin, M. (2021). Sufisme Pedesaan dan Nalar Beragama Inklusif: Ekspresi Keagamaan Majelis Dzikir Birrul Walidain di Karanganyar Jawa Tengah. Religious: Jurnal Studi Agama-Agama Dan Lintas Budaya, 5(2), 135-148. https://doi.org/10.15575/rjsalb.v5i2.10456
Mudzakir, J. (2006). Ilmu pendidikan Islam, Jakarta: Kencana.
Nasr, S. H. (1987). Spiritualitas dan Seni Islam, Bandung: Mizan.
Noor, R. M. (2021). The Hidden Curriculum Membangun Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler, Yogyakarta: Insan Madani.
Nurdi, M., & Ayu, D. P. (2025). Penanaman Nilai-Nilai Keagamaan Melalui Ekstrakurikuler Seni Hadroh di Madrasah Diniyah Miftahul ‘Ulum Kesugihan, Pulung, Ponorogo. Social Science Academic, 457-470. https://doi.org/10.37680/ssa.v0i0.3739
Poerwadarminta, W.J.S. (1982). Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: PN Balai Pustaka.
Prabowo, D. P. (2003). Pengaruh Islam dalam Karya-karya RNG. Ronggowarsita, Yogyakarta, Narasi.
Prihatin, E. (2011). Manajemen Peserta Didik, Bandung: Alfabeta.
Qodir, Z. (2003). ”Kekerasan dan Problem Dialog” dalam Jurnal Millah, Vol. II, No. 2, Januari.
Rohmat, M. (2008). Transformasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Santosa, S. (2018). Penanaman Nilai–Nilai Karakter Melalui Ekstrakurikuler Hadroh di Mi Ma’arif Giriloyo 1 Imogiri Bantul. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 9(1), 101-110. https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v9i1.112
Sari, S. I., Musifuddin, M., & Subhani, A. (2023). Aktualisasi Pembelajaran IPS Melalui Seni Hadroh Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Di MA Fathul Akbar NW Tempos. Jurnal Suluh Edukasi, 4(1).
Siraj, S. A. (2013). Meneguhkan Islam Nusantara. Biografi Pemikiran dan Kiprah Kebangsaan Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA. Jakarta & Surabaya: Khalista.
Sodik, M. (2006). Pendekatan Sosologi. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta.
Suprayogo, I. (2003). Metodeologi Penelitian Sosial Agama. Bandung: Rosdakarya.
Sutopo, H. (1988). Pengantar Penelitian Kualitatif: Dasar-dasar Teoretis dan Praktis. Surakarta: Pusat Penelitian UNS.
Tauhid, A. (1990). Beberapa Aspek Pendidikan Islam, Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah IAIN Suka.
Wahid, A. (1999). Tuhan Tidak Perlu Dibela, Muh. Shaleh Isre (ed.), Yogyakarta: LkiS.
Widodo, S. A. (2011). Menuju Transformasi Pendidikan, Yogyakarta: LPM Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga.
Wiyani, N. A. (2013). Konsep, Praktik, dan Strategi Membumikan Pendidikan Karakter di SD, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
DOI: https://doi.org/10.56842/jpk.v3i2.994
Refbacks
- There are currently no refbacks.



