Manifestasi yang Sakral dalam Ritual Pangga: Analisis Fenomenologi Mircea Eliade atas Tradisi Loling Ata Mata Peang Mbaru Masyarakat Manggarai

Gebrile Mikael Mareska Udu, Feby Taruli Sitohang

Abstract


Penelitian ini mengkaji manifestasi Yang Sakral dalam ritual Pangga masyarakat Manggarai melalui analisis fenomenologi agama Mircea Eliade dengan memberikan penekanan pada tradisi Loling Ata Mata Peang Mbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna religius praktik Loling Ata Mata Peang Mbaru sebagai bagian integral dari ritual Panggaserta menjelaskan perjumpaan masyarakat Manggarai dengan Yang Sakral. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif berbasis studi pustaka yang didukung oleh wawancara semi-terstruktur dengan dua tokoh adat yang berasal dari Kampung Pedeng, Desa Golo Lanak, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai. Objek penelitian adalah tradisi Loling Ata Mata Peang Mbaru dalam ritual Pangga masyarakat Manggarai. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui tahap klasifikasi, deskripsi, dan interpretasi berdasarkan konsep-konsep utama fenomenologi agama Mircea Eliade yaitu, Yang Sakral dan Yang Profan (the sacred and the profane), hierofani (hierophany), simbol religius, ruang dan waktu sakral, serta homo religiosus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Loling Ata Mata Peang Mbaru tidak sekadar perlakuan khusus terhadap jenazah yang meninggal secara tidak wajar, tetapi menjadi bagian integral dari ritual Pangga yang menandai peralihan dari dunia profan menuju dunia sakral. Manifestasi Yang Sakral tampak melalui batas antara ruang profan dan ruang sakral, kehadiran simbol-simbol religius, waktu sakral, serta pengalaman homo religiosus yang memungkinkan masyarakat Manggarai mengalami kehadiran Yang Transenden. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan bahwa ritual Pangga merupakan ruang religius tempat masyarakat Manggarai menghayati relasi antarsesama manusia, leluhur, alam, dan Yang Sakral menurut perspektif Mircea Eliade.

Keywords


Fenomenologi Agama; Hierofani; Loling Ata Mata Peang Mbaru; Mircea Eliade; Ritual Pangga; Yang Sakral.

Full Text:

PDF

References


Adon, Jebaru, M., & Avi, G. (2023). Konsep Religiositas Masyarakat Suku Cepang Manggarai-NTT dalam Simbolisme Ritus Da'de. Dialog 46 (1), 71–85. https://doi.org/10.47655/dialog.v46i1.680

Alfarauq, F. A., Romaito, M., Zukri, D. A., & Roisah, S. (2024). Situs sakral sebagai pusat kosmos: Analisis kepercayaan masyarakat Kampung Pitu, Nglanggeran, Gunung Kidul dalam perspektif teori sakral-profan Mircea Eliade. Harmoni: Jurnal Keagamaan Dan Kebudayaan, 23(2), 221–237. https://doi.org/10.32488/harmoni.v23i2.819.

Ardin, A. (2022). Kematian Dara Ta'a, jenazah tak boleh disemayamkan di dalam rumah. detikBali. https://share.google/SWpLUbZ3ISPRng6sH

Bruto, S., Widyawati, F., & Tangi, A. M. (2024). Konsep Simbol Keagamaan Yang Sakral Menurut Mircea Eliade Dan Relevansinya Bagi Umat Kristiani Dalam Relasi Antar Agama Di Indonesia. DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 7(1), 16-33. https://doi.org/10.53547/diegesis.v7i1.491

Eldi, S. R., & Prakosa, J. H. (2025, October). Antara Iman dan Budaya: Perjumpaan dengan Yang Transenden Lewat Ritual Keti Dara Ta’a, dalam Terang Konsep Hierophani Mircea Eliade. In Proceedings of The National Conference on Indonesian Philosophy and Theology (Vol. 3, No. 1, pp. 214-230).

Eliade, Mircea. (1987). The Sacred and the Profane: The Nature of Religion. San Diego, CA: Harvest Book.

Harfi, M., & Hakim, L. (2025). Ritual Semah di Desa Kuala Tolam Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau: Analisis pendekatan Mircea Eliade. Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu, 8(2), 131–142. https://doi.org/10.35961/perada.v8i2.2347.

Hamat, Y., & Pandor, P. (2024). Ritual Barong Wae Masyarakat Manggarai Menurut Konsep Sakralitas Alam Mircea Eliade. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia, 6(1), 130-141. https://doi.org/10.23887/jabi.v6i1.68523.

Haq, S. A. (2023). Analisis Yang Sakral Sumbu Filosofis Yogyakarta Dalam Pemikiran Mircea Eliade. Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 8(2), 59-71. https://doi.org/10.32332/riayah.v8i2.7499

Hardjono, M. (1983). Homo Religius Menurut Mircea Eliade. Dalam M. Sastrapratedja (Ed), Manusia Multidimensional, (hal. 73–88). Jakarta: Gramedia.

Jebadu, Aleks. (2009) Bukan Berhala! Penghormatan Kepada Leluhur. Maumere: Ledalero.

Jeriano, P. (2026). Makna Dan Proses Ritual Kematian Pada Masyarakat Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT). Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(07 Juli), 133-140.

Muda, H. (2017). Penelitian Ritus-Ritus Adat Orang Manggarai. Manggarai NTT: Lembaga Nusa Bunga Mandiri.

Nggoro, Adi M. (2006). Budaya Manggarai Selayang Pandang. Ende: Nusa Indah, 2006.

Ningrum, V. A., Muhyin, N. F., & Moefad, A. M. (2023). The myth of “weton” in the wedding ceremonies of the Gedangan community in Lamongan Regency. ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 5(2), 184–196. https://doi.org/10.19105/ejpis.v5i2.9740

Pals, Daniel L. (2015) Nine Theories of Religion. New York: Oxford University Press.

Rahman, R. A., Mustopa, R. H. B. C., Fikri, M. D., Kusuma, A. R., & Rohman, A. (2021). Diskursus Fenomenologi Agama dalam Studi Agama-Agama. Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama, 16(2), 147–178. https://doi.org/10.24042/ajsla.v16i2.9853

Sehandi, Y. (2022). Nilai-nilai religius dalam upacara adat Rowa pada masyarakat Manggarai di Flores. Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 127-137. https://doi.org/10.37478/rjpbsi.v3i2.2366

Sully, E. H., Arifuddin, N. B., Truna, D. S., & Rosyad, R. (2026). The reality of the sacred in Mircea Eliade's phenomenology of religion. Majority Science Journal, 4(1), 151–160. https://doi.org/10.61942/msj.v4i1.520.

Theo, Y. (2022). Mircea Eliade dan pemulihan kekudusan. Sapientia Humana: Jurnal Sosial Humaniora, 2(2), 203–210. https://doi.org/10.26593/jsh.v2i02.5895.

Weismann, Ivan Th. J. (2004). Simbolisme Menurut Mircea Eliade. Jurnal Jaffray 2, no. 1: 55–60. https://doi.org/10.25278/JJ.v2i1.152

Widyaputra, B. (2020). Yang sakral dalam pemikiran Mircea Eliade. Jurnal Filsafat, Teologi, dan Kebudayaan, 2(1), 1–10.

Zifamina, I. F. (2022). Yang Sakral, Mitos, dan Kosmos: Analisis Kritis atas Fenomenologi Agama Mircea Eliade. Panangkaran, 6(1), 69-86. https://doi.org/10.14421/panangkaran.v6i1.2806




DOI: https://doi.org/10.56842/jpk.v3i4.1706

Refbacks

  • There are currently no refbacks.