Pengembangan Media Pembelajaran Multimodal Digital Interaktif pada Materi Perubahan Wujud Benda untuk Siswa Sekolah Dasar

Yeni Wardatunnissa, Yuyun Yuningsih, A Haris, Imaduddin Saitya

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran multimodal digital interaktif pada materi perubahan wujud benda untuk siswa kelas V Sekolah Dasar yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Tolowata, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima dengan subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, guru kelas V, dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran multimodal digital interaktif yang dikembangkan memperoleh nilai validitas dari ahli materi sebesar 92% dan ahli media sebesar 94% dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 92% dengan kategori sangat praktis, sedangkan hasil uji keefektifan memperoleh persentase sebesar 91,7% dengan kategori sangat efektif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran multimodal digital interaktif mampu membantu siswa memahami konsep perubahan wujud benda secara lebih konkret, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran multimodal digital interaktif yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS pada materi perubahan wujud benda untuk siswa kelas V Sekolah Dasar.


Keywords


Pembelajaran; Multimodal Digital Interaktif; Perubahan Wujud Benda; IPAS

Full Text:

PDF

References


Arsyad, A. (2019). Media Pembelajaran (Edisi Revisi). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Bezemer, J., & Kress, G. (2016). Multimodality, Learning and Communication: A Social Semiotic Frame. London: Routledge.

Daryanto. (2016). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Hamalik, O. (2017). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Kress, G. (2010). Multimodality: A Social Semiotic Approach to Contemporary Communication. London: Routledge.

Mayer, R. E. (2021). Multimedia Learning (3rd ed.). New York: Cambridge University Press.

Nurrita, T. (2018). Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. MISYKAT: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Qur'an, Hadist, Syari'ah dan Tarbiyah, 3(1), 171–187.

Prastowo, A. (2018). Sumber Belajar dan Pusat Sumber Belajar: Teori dan Aplikasinya di Sekolah. Jakarta: Kencana.

Rusman. (2018). Belajar dan Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Suryani, N., Setiawan, A., & Putria, A. (2018). Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembangannya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Tafonao, T. (2018). Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103–114.

Yaumi, M. (2018). Media dan Teknologi Pembelajaran. Jakarta: Prenadamedia Group.

Zulqadri, D. M., & Nurgiyantoro, B. (2023). Pengembangan multimedia interaktif berbasis web untuk meningkatkan literasi budaya dan literasi digital di sekolah dasar. Jurnal IPTEKKOM, 25(1), 103–120.




DOI: https://doi.org/10.56842/jpk.v3i3.1326

Refbacks

  • There are currently no refbacks.