Efektivitas Media Pembelajaran Fisika Berbasis Video Animasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Gelombang Mekanik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan media pembelajaran fisika berbasis video animasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gelombang mekanik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design, dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA yang berjumlah 25 siswa. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa 20 soal pilihan ganda yang mengukur ranah kognitif C1 sampai C5, dengan hasil validitas isi sebesar 0,67 (kategori tinggi) berdasarkan penilaian dua ahli. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, uji hipotesis (uji-t), dan perhitungan N-Gain dengan bantuan IBM SPSS Statistics 16.0. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 39,4 (kategori sangat rendah) meningkat menjadi 73,8 pada posttest (kategori tinggi), dengan hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran video animasi. Perhitungan N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,56 atau 56%, termasuk dalam kategori cukup efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran fisika berbasis video animasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gelombang mekanik.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alwi, S. (2017). Problematika guru dalam pengembangan media pembelajaran. ITQAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 8(2), 145-167.
Anwar, C. (2017). Teori-teori pendidikan klasik hingga kontemporer. IRCiSoD.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2010). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.
Erika Yolanda Friselya. (2020). Efektivitas video pembelajaran usaha dan energi berbasis multirepresentasi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Jurnal Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Fisika Terapan, 3(3), 20-27.
Fayakun, M., & Joko, P. (2015). Efektivitas pembelajaran fisika menggunakan model kontekstual (CTL) dengan metode predict, observe, explain terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 11(1), 49-58.
Gunawan, I., & Palupi, A. R. (2016). Taksonomi Bloom-revisi ranah kognitif: Kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran, dan penilaian. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 2(2), 98-117.
Hamalik, O. (2012). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Handoyono, N. A., & Arifin, Z. (2016). Pengaruh inquiry learning dan problem-based learning terhadap hasil belajar PKKR ditinjau dari motivasi belajar. Jurnal Pendidikan Vokasi, 6(1), 31-42.
Hardani, Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif (H. Abadi, Ed.). Pustaka Ilmu.
Johari, A. (2014). Penerapan media video dan animasi pada materi memvakum dan mengisi refrigeran terhadap hasil belajar siswa [Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Indonesia].
Karsidi, R. (2018). Media pembelajaran inovatif dan pengembangannya. PT Remaja Rosdakarya.
Munir. (2012). Multimedia konsep dan aplikasi dalam pendidikan. Alfabeta.
Novitasari, & Rahman. (2021). Analisis aktivitas dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan media pembelajaran simulator hidroponik berbasis mikrokontroller di SMK. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 7(2), 249-256.
Nuswantoro, D., & Wicaksono, V. D. (2019). Pengembangan media video animasi Powtoon "Hakan" pada mata pelajaran PPKn materi hak dan kewajiban siswa kelas IV SDN Lidah Kulon IV Surabaya. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(4), 3161-3170.
Rusman. (2013). Belajar dan pembelajaran berbasis komputer. Alfabeta.
Sanjaya, W. (2011). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran (4th ed.). Kencana.
Sobron, A. N., Bayu, Rani, & Meidina, A. (2019). Pengaruh daring learning terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Seminar Nasional Sains & Entrepreneurship, 1(1).
Sudjana, N. (2010). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2013). Penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Sukiman. (2012). Pengembangan media pembelajaran. PT Pustaka Insan Madani.
Supryadi, P. E., Jampel, I. N., & Riastini, P. N. (2013). Penerapan media video pembelajaran sebagai aplikasi pendekatan contextual teaching learning untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V. Mimbar PGSD Undiksha, 1(1).
Trianto. (2007). Model-model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivistik. Prestasi Pustaka.
Wahyuni, S. (2020). Pengaruh penggunaan media Ispring terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 9 Bone Kabupaten Bone. Biology Teaching and Learning, 3(2), 103-110. https://doi.org/10.35580/btl.v3i2.19086
Yudha, J., & Sundari, S. (2021). Manfaat media pembelajaran YouTube terhadap capaian kompetensi mahasiswa. Journal of Telenursing (JOTING), 3(2), 538-545.
DOI: https://doi.org/10.56842/pendikdas.v6i1.1464
Refbacks
- There are currently no refbacks.




