Pelestarian Kesenian Tradisional Mpa'a Lanca Untuk Meningkatkan Potensi Wisata Budaya Desa Sambori

Ainun Fitriani, M. Imam Munandar, Haiful Kamal Akbar

Abstract


Mpa’a Lanca atau yang dikenal juga dengan sebutan atraksi adu betis merupakan salah satu kesenian tradisional tertua masyarakat Suku Sambori di Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, yang hingga kini masih dijaga sebagai bagian dari upacara penyambutan tamu, pernikahan, dan khitanan. Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian kesenian Mpa’a Lanca, mengidentifikasi tantangan pelestariannya, serta merumuskan strategi pemanfaatannya sebagai daya tarik wisata budaya di Desa Sambori. Pengabdian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam kepada tokoh adat dan pelaku seni, dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Mpa’a Lanca dimainkan oleh empat orang laki-laki dewasa dengan iringan gendang, gong, dan serunai (sarone), namun keberlangsungannya kini terancam akibat menurunnya regenerasi pelaku, minimnya dokumentasi, dan lemahnya promosi. Upaya pelestarian yang dapat dilakukan meliputi pewarisan melalui sanggar seni dan muatan lokal sekolah, dokumentasi audio-visual, penguatan peran tokoh adat, serta sinergi dengan pemerintah desa dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Adapun strategi pengembangan wisata budaya mencakup penjadwalan pertunjukan rutin, promosi digital, pengemasan paket wisata terintegrasi dengan kampung adat Uma Lengge, dan pelatihan pemandu wisata lokal. Pelestarian Mpa’a Lanca diharapkan tidak hanya menjaga identitas budaya masyarakat Sambori, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata budaya.

Keywords


Mpa’a Lanca; Pelestarian Budaya; Wisata Budaya; Desa Sambori

Full Text:

PDF

References


Abdussamad, Z. (2021). Metode pengabdian kualitatif. Syakir Media Press.

Aini, D. N., Winarno, A., Wahyuni, W., & Indriwardani, S. P. (2024). Preservation of arts and culture through edutourism village of Mentaraman in Malang East Java. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 9(3), 675–685. https://doi.org/10.26905/abdimas.v9i3.13156

Gunawan. (2024). Tari Mpa’a Lanca pada upacara penyambutan tamu di Desa Sambori Kabupaten Bima. Seminar Nasional LPPM Universitas Muhammadiyah Mataram.

Hidayat, A., Suyasa, I., & Athar, L. M. I. (2025). Peran kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan desa wisata Lendang Ara, Lombok Tengah. Journal of Responsible Tourism, 4(3), 981–984. https://doi.org/10.47492/jrt.v4i3.3798

Khosihan, A., Utami, N. F., Wahyuni, S., & Nurfallah, B. A. (2022). Rasionalitas praktik pelestarian budaya Sunda pada destinasi wisata Kota Bandung. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 12(2), 123–136. https://doi.org/10.17509/sosietas.v12i2.58688

Muttaqin, Z., Maemunah, M., & Woro, K. N. (2021). Studi politik dan hukum terhadap tarian Kalero masyarakat Mbawa Kecamatan Donggo Kabupaten Bima. Civicus, 9(2), 89–97. https://doi.org/10.31764/civicus.v9i2.8250

Noeryoko, M., & Zulharman, Z. (2023). Analisis potensi lanskap bagi pengembangan wisata Desa Sambori Bima NTB. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 4(1), 19–27. https://doi.org/10.53299/diksi.v4i1.261

Nurhasanah, E., Sari, F. F., & Sutajaya, M. (2024). Nilai filosofi Uma Lengge dalam kearifan lokal masyarakat Bima. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 12149–12154. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6181

Nurlatifa, N. (2022). Kearifan lokal masyarakat adat Sambori sebagai penguat identitas nasional. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 9(2), 17–28. https://doi.org/10.29303/juridiksiam.v9i2.378

Permatasari, I. (2022). Peran model pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism) dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) di Bali. Kertha Wicaksana, 16(2), 164–171.

Ratnah, & Ali, I. (2026). Analysis of the influence of digital promotion and physical accessibility on economic sustainability of tourism in Sambori Village. Jurnal Pariwisata Nusantara (JUWITA), 5(1), 36–45. https://doi.org/10.20414/juwita.v5i1.14824

Umalihayati, Andriani, R., Rachman, A., Wulandari, D. L., Suliyasti, D., & Baehaki, M. (2025). Revitalisasi kesenian tradisional Dodod sebagai daya tarik wisata budaya berbasis ekonomi kreatif di Kampung Pamatang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 10(3), 624–633.




DOI: https://doi.org/10.56842/jippma.v2i2.1442

Refbacks

  • There are currently no refbacks.