Pengaruh Pembelajaran Statistika Berbasis Masalah (PBL) dengan Konteks "Market Day" Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Penalaran Statistik Siswa SDN 3 Lape
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) berbasis konteks Market Day terhadap kemampuan berpikir kritis dan penalaran statistik siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain Pretest Posttest Control Group pada 40 siswa kelas V SDN 3 Lape. Kelompok eksperimen mendapat pembelajaran PBL Market Day sedangkan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis, tes penalaran statistik, observasi, dan wawancara guru. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, N-gain, dan uji-t independen. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis (t = 6,18; p < 0,05) dan penalaran statistik (t = 5,77; p < 0,05) pada kelompok eksperimen. Aktivitas belajar siswa kategori sangat tinggi, ditandai dengan kolaborasi, analisis data, dan komunikasi matematis yang kuat. Disimpulkan bahwa PBL Market Day efektif meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan keterlibatan belajar siswa.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al-Irsya, M. (2025). Penguatan kemampuan numerasi dan penalaran statistik pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika Nusantara, 14(1), 22–35.
Al-Irsyad, R. (2025). Berpikir kritis dalam pembelajaran statistika pada siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 10(2), 115–128.
Ben-Zvi, D., & Garfield, J. (2004). The challenge of developing statistical literacy, reasoning and thinking. Springer.
Djajadi, A., & Dwi, N. (2023). Penerapan Market Day untuk meningkatkan komunikasi matematis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Kreatif, 7(3), 144–158.
Eka, R. (2023). Pembelajaran kontekstual melalui Market Day dalam meningkatkan literasi matematika siswa. Jurnal Pendidikan Kontekstual Indonesia, 5(2), 101–113.
Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts. The California Academic Press.
Fauziyah, S. (2019). Efektivitas model problem-based learning pada pembelajaran statistik di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 4(1), 33–42.
Fitriani, L. (2022). Pengaruh pembelajaran berbasis proyek ekonomi terhadap kemampuan numerasi siswa sekolah dasar. Jurnal Numerasi Anak Bangsa, 3(2), 55–67.
Garfield, J. (2003). Assessing statistical reasoning. Statistics Education Research Journal, 2(1), 22–38.
Garfield, J., & Ben-Zvi, D. (2008). Developing students’ statistical reasoning: Connecting research and teaching practice. Springer.
Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. American Educational Research Association.
Hasanah, S. (2022). Tantangan implementasi PBL dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran SD, 6(1), 77–89.
Kemendikbudristek. (2020). Kerangka kompetensi abad 21 dalam kurikulum merdeka belajar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Piaget, J. (1972). The psychology of the child. Basic Books.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Guilford Press.
Salman, A. (2021). Pengembangan berpikir kritis melalui pembelajaran berbasis masalah pada materi statistika. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 9(2), 88–99.
Sutrisno, H. (2020). Pembelajaran kontekstual untuk penguatan pendidikan karakter dan keterampilan berpikir kritis. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 55–70.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
DOI: https://doi.org/10.56842/dikmat.v7i01.751
Refbacks
- There are currently no refbacks.


