Penguatan Mitigasi Banjir Berbasis Pengetahuan Lokal Petani Melalui Participatory Rural Appraisal di Desa Campa, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima

Arissaryadin Arissaryadin, Nina Lisanty, Muhammad Salahuddin

Abstract


Banjir merupakan permasalahan berulang yang berdampak terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Desa Campa sebagai wilayah hulu sungai memiliki peran strategis dalam pengendalian aliran permukaan, namun upaya mitigasi banjir yang diterapkan selama ini belum mengintegrasikan pengetahuan lokal masyarakat petani. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan memperkuat pengetahuan lokal petani sebagai dasar perumusan strategi mitigasi banjir berbasis partisipasi masyarakat di wilayah hulu sungai. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, focus group discussion, transek desa, pohon masalah, dan diagram venn. Pengabdian dilaksanakan pada 1 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 dengan melibatkan petani dan tokoh desa sebagai informan kunci. Hasil kegiatan menunjukkan teridentifikasinya pola pengetahuan lokal terkait tanda alam, pengelolaan lahan, dan titik rawan banjir yang selama ini belum terdokumentasi secara sistematis. Integrasi pengetahuan lokal dan pendekatan partisipatif terbukti meningkatkan kesadaran kolektif dan kapasitas mitigasi masyarakat. Kegiatan ini menegaskan pentingnya PRA sebagai strategi penguatan mitigasi banjir yang kontekstual dan berkelanjutan di wilayah hulu sungai.

Keywords


Mitigasi banjir, Pengetahuan lokal, Participatory Rural Appraisal, Petani

Full Text:

PDF

References


Abas, A., Aziz, A., & Awang, A. (2022). A systematic review on the local wisdom of indigenous people in nature conservation. Sustainability, 14(6), 1–18. https://doi.org/10.3390/su14063412

Al-Fath, S., Agustina, S., Natasha, N., Fatimah, N., Ulkhaira, N., Khairiansyah, M. H., & Utami, D. R. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui participatory rural appraisal dalam perencanaan wisata religi Gampong Lamguron, Aceh Besar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(8), 1–10.

Arissaryadin, A., Mulyadin, I., & Ikirahmansyah. (2024). Pemanfaatan modal sosial dalam memperkuat kapasitas kelembagaan kelompok tani (Studi kasus di Kelompok Tani Tumenggung 2 Kabupaten Sumbawa Barat). Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(2), 101–115.

Arniawati, A., Awang, S. A., Rohman, R., & Suryanto, P. (2023). Praktik kearifan lokal masyarakat Muna dalam pemanfaatan lahan hutan. Etnoreflika: Jurnal Sosial dan Budaya, 11(3), 411–420.

Assefa, D., Rewald, B., Sandén, H., Rosinger, C., Abiyu, A., Yitaferu, B., & Godbold, D. L. (2017). Deforestation and land use strongly affect soil organic carbon and nitrogen stock in Northwest Ethiopia. Catena, 153, 89–99. https://doi.org/10.1016/j.catena.2017.02.003

BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2025). Bencana alam banjir dan cuaca ekstrem melanda beberapa desa di Kecamatan Madapangga. https://bpbd.ntbprov.go.id

Chambers, R. (1994). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7), 953–969. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90141-4

Cornwall, A., & Jewkes, R. (1995). What is participatory research? Social Science & Medicine, 41(12), 1667–1676. https://doi.org/10.1016/0277-9536(95)00127-S

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

DetikBali. (2025). Dua desa di Bima diterjang banjir, puluhan rumah warga terendam. https://www.detik.com

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The Sage handbook of qualitative research (5th ed.). Sage Publications.

Jumriani, J., Mutiani, M., Putra, M. A. H., Syaharuddin, S., & Abbas, E. W. (2021). The urgency of local wisdom content in social studies learning: A literature review. The Innovation of Social Studies Journal, 2(2), 103–109.

Junedi, H., Antony, D., & Mastur, A. K. (2025). Dampak alih fungsi lahan hutan menjadi lahan perkebunan terhadap kualitas fisik tanah. Jurnal Silva Tropika, 9(1), 45–58.

Kumar, S. (2002). Methods for community participation: A complete guide for practitioners. Practical Action Publishing.

Lestari, M. A., Santoso, M. B., & Mulyana, N. (2020). Penerapan teknik participatory rural appraisal (PRA) dalam pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Penelitian Kepada Masyarakat (JPPM), 1(1), 55–61.

Naharuddin, Rukmi, Wulandari, R., & Paloloang, A. K. (2018). Surface runoff and erosion from agroforestry land use types. Journal of Animal and Plant Sciences, 28(3), 875–882.

Nugraha, R. A., Khoiriyah, M., Fitri, S. J., Devina, A., & Sukmawati, E. (2023). Implementasi participatory rural appraisal (PRA) sebagai media penguatan program PKH Desa Kadudampit Kecamatan Sukabumi. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 7(2), 412–421.

Prasetyo, O., & Kumalasari, D. (2021). Nilai-nilai tradisi Peusijuek sebagai pembelajaran sejarah berbasis kearifan lokal. Mudra: Jurnal Seni Budaya, 36(3), 359–365.

Siaga NTB. (2025). Update kejadian bencana banjir Kabupaten Bima. https://siaga.ntbprov.go.id

Song, W., & Liu, M. (2017). Farmland conversion decreases regional and national land quality in China. Land Degradation & Development, 28(2), 459–471. https://doi.org/10.1002/ldr.2588

Sunarto, Suparji, Suharto, A., Fernanda, A. R., & Zakinah, N. (2023). Pemanfaatan metode participatory rural appraisal untuk kesiapsiagaan desa tangguh bencana. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(2), 571–582.

Suryani, Listyawati, A., & Hakim, F. N. (2022). Kearifan lokal masyarakat Desa Lereng Merapi dalam upaya mitigasi bencana erupsi. Sosio Konsepsia, 11(3), 413–429.

Veldkamp, E., Schmidt, M., Powers, J. S., & Corre, M. D. (2020). Deforestation and reforestation impacts on soils in the tropics. Nature Reviews Earth & Environment, 1, 590–605. https://doi.org/10.1038/s43017-020-0091-5




DOI: https://doi.org/10.56842/jippma.v2i01.1012

Refbacks

  • There are currently no refbacks.