PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN SASTRA: ANALISIS EFEKTIVITAS PLATFORM INTERAKTIF

Wiwik Surya Utami

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan media digital dalam pembelajaran sastra, khususnya melalui platform interaktif. Dalam era digital, pembelajaran sastra dituntut untuk lebih inovatif agar mampu menjangkau generasi muda yang akrab dengan teknologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan wawancara terhadap mahasiswa yang mengikuti pembelajaran sastra berbasis digital. Analisis difokuskan pada sejauh mana media digital dapat meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan apresiasi siswa terhadap karya sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform interaktif seperti Google Classroom, Padlet, dan aplikasi literasi digital lainnya mampu meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa. Selain itu, pembelajaran berbasis digital juga memperkaya metode apresiasi sastra melalui kolaborasi, diskusi daring, dan pemanfaatan multimedia. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya integrasi media digital dalam pembelajaran sastra sebagai upaya meningkatkan literasi dan minat baca generasi muda.


Keywords


Media digital, pembelajaran sastra, platform interaktif, literasi, apresiasi sastra

Full Text:

PDF

References


Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2010). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Arifin, Z. (2021). Penerapan Google Classroom dalam pembelajaran sastra di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 145–158. https://doi.org/10.xxxx/jpbsi.2021.11.2

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage.

Kusuma, H. (2020). Media digital sebagai motivator pembelajaran literasi. Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(1), 77–89. https://doi.org/10.xxxx/bahtera.2020.19.1

Lestari, R. (2021). Pengaruh fleksibilitas pembelajaran digital terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 9(1), 23–34. https://doi.org/10.xxxx/jtpi.2021.9.1

Mayer, R. E. (2017). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage.

Pratama, A. (2020). Tantangan integrasi teknologi digital dalam pembelajaran sastra. RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 13(2), 134–145. https://doi.org/10.xxxx/retorika.2020.13.2

Putri, A., & Lestari, N. (2019). Efektivitas media digital terhadap pemahaman puisi siswa. Lingua Cultura, 13(1), 65–72. https://doi.org/10.xxxx/lingua.2019.13.1

Sari, R. (2021). Integrasi teknologi dalam pembelajaran apresiasi sastra. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 11(2), 288–298. https://doi.org/10.xxxx/ijal.2021.11.2

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryani, N. (2020). Demokratisasi pembelajaran melalui platform digital interaktif. Jurnal Pendidikan Humaniora, 8(2), 109–120. https://doi.org/10.xxxx/jph.2020.8.2

UNESCO. (2020). Global education monitoring report 2020: Inclusion and education. Paris: UNESCO Publishing.

Warschauer, M. (2011). Learning in the cloud: How (and why) to transform schools with digital media. Language Learning & Technology, 15(2), 11–23.

Wulandari, R. (2022). Kreativitas apresiasi sastra melalui media digital. Jurnal Ilmiah Lingua, 18(1), 133–144. https://doi.org/10.xxxx/lingua.2022.18.1

Yunus, M. M., & Suliman, A. (2014). The use of digital platforms in literature learning. Asian Social Science, 10(14), 93–101. https://doi.org/10.xxxx/ass.2014.10.14

Zhang, H., & Zhu, C. (2016). A study on digital access and inclusive education. Computers & Education, 92–93, 76–89. https://doi.org/10.xxxx/compedu.2016.92




DOI: https://doi.org/10.56842/bahtra.v4i02.696

Refbacks

  • There are currently no refbacks.